12:11 pm - Monday April 21, 2014

Guru Pringsewu Dapat Rp22,14 M

Wednesday, 31 July 2013, 15:54 | Pendidikan | 0 Comment | 68 Views
by ipank

PRINGSEWU – Guru PNS di bawah Kemendikbud mendapat tambahan tunjangan hari raya (THR). Tunjangan sertifikasi triwulan II untuk 2.585 tenaga pendidik itu dipastikan cair hari ini (31/7). Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan dan Pariwisata Pringsewu Samsir, M.M. menerangkan, dirinya kemarin telah menandatangani surat perintah bayar.

    Dana Rp22,14 miliar dari pusat itu diperuntukkan untuk tiga bulan yakni April, Mei, dan Juni. ’’Untuk 40 guru lainnya belum menerima tunjangan sertifikasi mengingat masih ada kendala teknis,’’ jelasnya kemarin.

    Mereka yang menerima tunjangan sertifikasi itu merupakan tenaga pendidik berstatus PNS, yang terdiri tenaga pendidik TK, SD, SMP, SMA/SMK, dan pengawas. Dana dari pusat tersebut langsung masuk ke rekening masing-masing pendidik.

Mengenai 40 guru bersertifikasi namun belum menerima tunjangan, disebabkan mereka belum menerima SK bayar dari Ditjen Pendidikan dan Kebudayaan RI. Mereka terkendala persoalan teknis, seperti belum meng-update NUPTK (nomor unik pendidik dan tenaga kependidikan).

Guru Non-PNS Macet

Jika guru PNS Kemendikbud di Pringsewu bisa tersenyum, tak demikian dengan non-PNS di Tanggamus yang dinaungi Kemenag. Hingga kemarin, pencairan tunjangan profesi untuk mereka masih dalam proses pencairan.

    Menurut Kepala Kantor Kemenag Tanggamus Hi. Bukri, dana bagi 192 guru madrasah non-PNS itu pasti cair. Sebab, mereka telah memiliki nomor register guru (NRG) yang menjadi sarat sertifikasi.

’’Nantinya setiap guru mendapat Rp1,5 juta setiap bulan. Tahap pertama nanti yang dibayarkan langsung untuk enam bulan atau masing-masing menerima Rp9 juta,’’ kata Bukri, Selasa (30/7).

Secara keseluruhan, dana yang dibayarkan untuk tunjangan profesi guru non-PNS adalah Rp3,8 miliar. Dana termasuk untuk guru madrasah fungsional non-PNS. ’’Sebenarnya dana ini masih kurang Rp1 miliar,’’ katanya.

Bagaimana dengan tunjangan profesi bagi 52 guru madrasah non-PNS yang macet di tahun lalu? Menurut dia, seluruhnya telah dibayarkan. Meski ada 13 orang yang masih menerima untuk 8 bulan. (rnn/p3/c3/ade)

 

Leave a reply

You must be Logged in to post comment.

Categories